Posted by: sepanjanglempong | September 11, 2008

Kemiskian Jiwa

Tulisan anda mengilhami untuk bercerita yang lain
saya memiliki seorang ipar yang walau keduanya seorang insinyur
tapi sudah menvonis dirinya sebagai seorang yang gagal dalam kehidupan
mungkin maaf karean terlalu sering gagal dan kurang tabah
kami semua sekeluarga mulai mertua, adik, ipar, sudah bukan main menolong
dengan modal, tenaga dan pikiran tetap saja tak bergeming
kasus demikian sangat akrab bukan dengan kehidupan di sekitar kita ?
hingga akhirnya saya gemas berkata sambil belajar untuk diri sendiri
” saya tidak kasihan miskin hartanya, tapi kasihan dengan miskin jiwanya …”

Ayah saya yang bendahara rumah sakit dan aktif di PNI difitnah sebagai seorang PKI
sehingga masuk penjara dan setelah diklarifikasi
ternyata issue sebenarnya adalah rebutan jabatan bendahara
hingga suasana berbalik orang melaporkan masuk penjara
karena terlibat penggelapan uang kantor
namun ayah saya jera uuntuk kembali ke pegawai negri
dan memutuskan untuk berwiraswasta tanpa memiliki pengalaman
mulai berdagang kelontong hingga membuat batu bata dan berjualan material
mungkin dibilang tidak pernah sukses benar akhirnya … sekedar untuk bertahan hidup
tapi ada satu “value” yang diberikan kepada anak-anaknya
walau bukan warisan perusahaaan misalnya
” Jangan pernah menyerah .. !.”
hingga kami anak-anaknya tumbuh dengan semangat dan kepercayaan kami sendiri
walau untuk itu kami kadang harus meninggalkan jauh kota kelahiran yang dicintai
untuk mengais rezeki Allah

Pernah suatu dulu kali … saya tonton sandiwara di jaman TVRI dulu
saya lupa judulnya hanya mengisahkan seorang nenek yang tetap bersemangat
untuk menulis novel walau sukah pikun
hingga menantunya menyadari bahwa selama ini karbon mesin ketik sudah usang
sehingga tulisan berlembar-lembar itu tak tertera hanya tinggal tindasan mesin saja
saat itu sang menantu sedang putus asa dalam kehidupan
seolah menemukan pencerahan … dan kembali bergairah dalam hidup ini

Kadang saya colek istri saya sambil memperhatikan
sopir yang jauh dari Sukabumi, pembantu dari Cianjur
menyadari kekurangannya mereka giat bekerja semampunya
juga orang orang pocokan sekitar perumahanku di Pondok Gede
apapun profesinya : tukang sampah, tukang listrik, tukang bubur, tukang kredit
mbok pecel, tukang pijet, tukang mebel, tukang cukur, tukang buku …dll
semua bergairah menyongsong kehidupan
walau mereka tak tahu persis hasilnya nanti sore misalanya

saya ingat lagu dolanan si Om
” Dengan bekerja kau rasa manis bekerja kau rasa manis
Manis manis manislah manislah nafasmu …”

Ada istilah yang keren dalam pengembangan diri yang namanya
“sub-consius programing ” atau ” pemrograman bawah sadar ini ”
biasanya diajarakan lewat meditasi … kadang tanpa terasa
sangat mempengaruhi jalan hidup kita untuk berubah
kalau kita bilang ke diri kita sendiri : saya orang gagal …ya gagallah kita
kalau kita bilang ke diri sendiri : saya selalu berusaha …hanya belum berhasil
ada kemungkinan kita untuk sukses di kemudian hari

Tapi aku juga bercanda dengan istriku
waktu kecil sekitar kelas 2 SD saya berangkat sekolah bersama teman
tanpa sadar kami dikejar anjing galak, kami berlari sekencangnya
dan tanpa takut parit yang 1.5 m mungkin lebarnya
( pokoknya untuk ukuran kami sangat lebar …)
kami lompati dan kami selamat akhirnya
pulangnya kami perhatikan dan kami tak berani untuk mengulang melompat lagi
Itu namanya keadaanlah yang memaksa kita untuk berubah
tapi toh bisa saja saya waktu itu menyerah biar digigit anjing
wah rupanya ipar saya memilih digigit anjing dari pada melompat …wusss …
saya ceritakan analogi itu di tengah diskusi keluarga yang putus asa
mesti menolong dengan car apa lagi ?
karean itu Buku “Dare to Fail” karya Billy Lim makanya laris kaya kacang goring


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: