Posted by: sepanjanglempong | September 11, 2008

Hari Pahlawan

Dan ironi ketika sebuah TV menayangkan pertanyaan seputar tgl 10 Nop hari apa
ya ?
Sebagian besar masih bingung menjawab ” hm … hari apa ya ? ngak tahu tuh ”
mungkin anak kita yang di bangku sekolah SD apal hari Pahlawan
mungkin karean kesibukan kita juga lupa ini Hari Pahlawan
Cerita kenapa tgl 10 Nop jadi hari Pahlawan semua juga sudah tahu

Tetapi seperti biasa aku sok bertanya menggelitik
“Siapa sih yg disebut Pahlawan … ”
Sengaja saya bertanya kepada diri saya sendiri untuk mendapatkan pencerahan
Orang yg mengorbankan nyawa demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan ?
Atau hanya mungkin cacat tapi masih hidup ?
Orang yang berjasa bagi orang banyak ?
Apakah Sukarno Pahlawan ? Suharto ? Tan Malaka ? Hok Gie ? Rama Pratama ?
Apakah Pahlawan harus sudah mati ?
apakah kalau pernah menodai perjuangan dengan korupsi juga masih Pahlawan ?
Apakah Pahlawan itu common people with extra ordinary work ( kerennya … )?
Ada Pahlawan Olah Raga, Ada Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Ada Pahlawan Devisa
Apakah Pahlawan itu harus menerima tanda jasa kehormatan ?
Saya Tak tahu,
tapi dengan bertanya saya jadi sedikit tahu … setidaknya

Saya ketawa getir ketika meliaht SCTV menayangkan karnaval orang-orang Kendal
setengah baya
berseragam putih berdasi hitam ramping di Yogya mengaku sebagai Barisan Pengagum
Bung Karno
eorang diantaranya bersujud di makam Pangliam Besar Jenderal Sudirman
tak mampu berkata-kata cuman menangis karean dadanya yg penuh sesak hampir tak
bisa diungkapakan
betapa banayk cita-cita pahlawan yg hingga kini tak tercapai

Ya Hari Pahlawan …
seperti biasa artis-artis itu memenuhi kebutuhan industri
menyanyi dengan cengengesan untuk menunjukan hormat ke Pahlawan
atau memaknai kemerdekaan.
Domana Leo ?
Mas Leo mungkin tetap sendiri di tepi Kenjeran menyanyi
atau termenung di panas terik hari di pinggir Jl Darmo
dan terngiang jawabnya yg malu-malu balik bertanya ; ” Apa iya ..”
setiap kita tanya kenapa lagu mas Leo bernafas patriotik.
dan ternginag pula pesan bundanya ; ” Jadilah penyanyi yg patriotik ..”

Ada berita yg nyinyir
Jangankan berkata arogan gaya Bung Karno dulu : “Go Hell with Your Aids … ”
Tanpa bertanya sana sini Pemerintah membuat helipad di tengah
taman Kebun raya Bogor yg aku kagumi itu
katanaya dananya samapi 1,000,000,000,000 ( dibaca 1 milyard ) rupiah
anak-anak sekolah diliburkan tanpa sepengetahuan Kapolri
dan Lihatlah sopir-sopir angkot demo karean ruotenya dialihkan
20-30 ribu kali 2 hari mereka hilang karean kedatang George Bush Jr.
Di Bandung mahasiswa berdemo dengan menidurkan diri di bawah pagar
sebagai simbol kekalahan martabat bangsa di depan AS
mungkin ketua MPR yg bersahaja itu benar : terlalu berlebih2an kita

aku tetap berlatih C G C G Em
“Refleksi Hari Kemerdekaan : Annnnak Sudirman tertidur di bawah telapak kakeemu
…. ” ( bayangan saya kembali kemalam-malam di ujung Senin yg banyak pengamen kecil
itu juga ke pesta ulang tahun seorang bintang yg katanya habis 900 juta dalam
semalam ) sambil mbrebes mili di tepi mataku
Tiba-tiba saya rindu 2 buku saya yg saya cari nggak ketemu
tulisan GM di Catatan Pinggir berjudul bagian tokoh : Sudirman
juga sajak Taufik Ismail : Buku Tamu Musium Perjuangan
( kalau nggak salah ada tulisan … dan namanya tertulis di situ …
maksudnya dia dinyatakan gugur sebagai pahlawan )
atau kata Arief Budiman mestinya mahasiswa itu seperti Shane film cowboy itu
datang di saat dibutuhkan , menjadi pahlawan dan namanya saj yg dikenang

makanya saya suka dan terus mencari The Gembels itu : Pahlawan Yang Telah
Dilupakan,
kakaku suka menyanyikkannya dulu di kamar mandi, juga guru SMPku

Di Ujung Jalan duduklah dia/
mendendangkan derita
lagu juangnya/
selendang sutera/

O Pahlawan …
Yang Telah dilupakan

kubuka lagi biografi Bung Tomo yang ditulis sang istri tercinta ketika beliau
sudah wafat
” aku ke ruang depan . Buku, Kertas , map bertumpuk di situ.
LBH yg kaudirikan masih ada … sebab jiwamu. cita-citamu TETAP ada
….
membantu orang-orang yg memerlukan bantuan di bidang hukum
Diapun tak pernah meminta upah atau bayaran, sebab kami berusaha MENELADANI
apa yg mas Tom dulu lakukan …”
Meneladani itu kucari dari tadi ?
Apakah Bung Karno ? Bung Haata ? Suharto ? Tan Malaka ? Soe Hok Gie ? Rama
Pratama
memberikan teladan ?

berikut saya kutip surat Bung Karno kepada Sudirman

JM Panglima Besar
Saudaraku

Hari national 17 Agustus sudah mendekat
Saja kira saudara ta’ mempunyai lagi uniform jang bagus.
Maka bersama ini saja kirim bahan untuk uniform baru
Haraplah terima sebagai tanda persahabatan

Merdeka !
Soekarno
9/8 ’49


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: