Posted by: sepanjanglempong | September 9, 2008

R e o g

Asala Muasal Reog …

Syahdan di Kediri hiduplah puteri cantik dan berbudi baik
Dewi Sanggalangit namanya walaupun sudah cukup usia
belum juga nampak hasrat berumah tangga hingga membuat resah sang ayahandanya

Melalui sebuah semedi akhirnya didapatilah keinginan sang putri.
Ia hanya menghendaki calon suami yang bisa menghadirkan tontonan yang menarik,
Semacam kesenian yang belum pernah ada dengan tarian yang dikiringi tabuhan dan terompet.
dilengkapi kuda kembar seratus empat.
Nantinya akan dijadikan pengiring pengantin dan yang paling unik
adalah keinginan untuk menghadirkan binatang berkepala dua.

Dari sekian calon cuman ada dua yang masih bersikekeh untuk mendapatkan sang putri.
Raja Singabarong dari kerajaan Lodaya dan Raja Kelanaswandana dari Bandarangin.

Singabarong adalah raja berkepala harimau dan berwatak buas.
Pengumpulan kuda kembar adalah urusan mudah namun tidak demikian dengan syarat lain
yakni kesenian yang belum pernah tercipta dan binatang berkepala dua.
Kegelisahan ini yang menyebabkan ia mengutus patihnya Iderkala
untuk memata-matai saingannya yakni Raja Kelanaswandana.

Mendengar saingannya sudah nyaris siap Singabarong menyusun taktik
untuk merampas milik Raja Kelanaswandana selama perjalanan nantinya
dari Bandarangin menuju Kediri.

Raja Kelanaswandana sendiri yang gagah memiliki kebiasaaan yang buruk
suka mencumbui laki-laki muda untuk memuaskan hasrat nafsunya.
Patihnya Pujanggaleng yang diutus mencari binatang berkepala dua
akhirnya pun menyerah tanapa hasil.
Hingga Raja memutuskan untuk mencari sendiri.

Patih Pujanggaleng yang menyamar sebagai rakyat biasa akhirnya
mampu mengajak mata-mata prajurit dari Lodaya untuk datang ke Bandarangin.
Namun begitu sampai di prajurit mata-mata ini diserang habis.

Sementara sambil menunggu laporan dari prajuritnya
Raja Singabarong menunggu di taman sambil meminta burung Merang untuk
bertengger di kepalany sambil mematoki kutu-kutu yang ada di kepalanya.
Karean keasyikan sang raja tertidur pulas sehingga tak waspada
ketiak prajurit musuh sudah penuh mengepung istananya

Singkat kata dalam sebuah pertarungan raja Kelanaswandana mengalahkan raja Singabarong
Sabuk Samandiman yang melilit di raja Kelanaswnadana adalah senjata pamungkas
untuk mengalahkan raja Singabarong.   
Singabarong karena niat buruknya tadi kemudian dikutuk menjadi biantang bekepala dua
Ia tak jadi bisa berbicara dan kehilangan akalnya.

Lengkaplah sudah persyaratan yang diajukan Dewi Sanggalangit
sehingga sang dewi bisa dipersunting Raja Kelanaswandana.

*

Sekarang saya jadi mengerti kenapa pemain reong itu dinamakan : Barong,
dan riwayat sabuk putih sakti itu sering nampak menonjol dalam totonan Reog 
tapi entah apakah tradisi memelihara gendak ( lelaki muda ) ini menurun dari kebiasaan
Raja Kelanswandana ? 
Entahlah …

*

Namun ada juga cerita sejarah yang mengatakan reog adalah pelambang.
Ketika Demang Ki Ageng Kuthu Suryangalam menjabat sebagai perwakilan
pemerintah Majapahit di Ponorogo pada masa kekuasan Bhre Kertabumi
yang bergelar Brawijaya V menilai raja gagal memimpin rakyat dengan adil
karena banyak dipengaruhi permaisuri.

Kuthu menghimpun para warok untuk dialih jadi prajurit,
Tetapi niat makar urung dilaksanakan, dan para warok diajak memainkan seni reog
Dalam barongan raja dilukiskan dengan kepala harimau yang ditunggangi merak
berbulu indah. Itulah sindiran halus raja telah disetir permaisuri.

*

Sebetulnya warok banyak mengajarkan kearifan lokal kejawen,
terutama dalam olah kanuragan prosesi seorang menjadi barong
sayang yang menonjol kini justru hanya .. tontonannya saja

Saya tersentuh dengan semboyan warok Ponorogo :
” Hidup Utama, … Mati Sempurna !  “


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: