Posted by: sepanjanglempong | September 9, 2008

pulchrum est splendor veritatis

di setiap tempat yang saya kunjungi
selalu saya terusik akan tanyakan bentuk asli rumah
daerah sini seperti apa ?

Di pelosok Warung Kondang Cianjur atau di Cisaat Sukabumi
juga di kelokan pinggir jalan menuju Tasik dari Garut
aku temui rumah panggung Sunda di atas batu berbilik bambu

Menuju Toba,
di pinggir jalan berdiri gereja setengah permanen
setengah tembok dan setengah papan tercat putih rapi
diantara landscape hijau rerumputan
indahnya …

Di Lempongsari Semarang rumah ibuku kuajak anakku jalan pagi-pagi
lewati beberapa kampung untuk menunjukkan rumah aslinya
yang dibangun tahun 1954 kata ayah ibuku ; sungguh sederhana
dua kamar dengan ruang tamu dan ubin merah kasar
tapi sungguh sudah jarang ketemunya

Main sekitar Klender di rumah mertua
sempat kujumpai beberapa ornamen Betawi lekat di sana sini
dalam kepapaan dan ketiadaan perawatan
foto hitam putih bingkai kuninag braso menambah kesan tak terawat

Lihatlah liputan Mas Ramdan tentang desa desa sekitar Borobudur
adalah contoh desa desa di Jawa
halaman luas bersih
kadang beratap joglo
berpagar pohon

Menginap di homestay murah di Ubud bersama orang tua
saya slonjor duduk berlama lama di ujung tiap rumahnya
dengan cahaya temaram menerpa dinding dinding
menyapa bapak orang Bali yang lebih suka tidur di luar
di balai bengongnya
dan menatap bulan penuh di malam hari

Pernah dalam perjalan naik angkot menuju Tanah Lot
saya berkenalan cadet polisi
dan saya diajak turun untuk menikmati rumahnya yang sederhaan di Bali
rasanya saya seperti mimpi … persis seperti dalam lukisan
melihat dinding tua berlumut
asap asap mengeul dari bilik rumah
dan anjing lalu lalang di sekitar rumah
dan seorang kakaek menggendong cucu

Di Bogor di Bandung
aku akan mencari dan menikmati art deco yang tersisa
atau lamunanku terhenyak bila naik kereta
melihat kompleks perumahan PJKA
yang begitu khas,

Tapi janganlah coba masuk kompleks BTN
dan bertanya tentang rumah yang bentuknya macam-macam
tak jelas …

aku suka kata-kata itu mas :
” keindahan adalah pancaran dari kebenaran ”
dan benar adanya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: