Posted by: sepanjanglempong | September 9, 2008

Nyanyian Kaum Pemukiman

Dahsyat bergulat di luar sana
Angin dan hujan
Cakrawala biru berbaur sutera kelabu
Dingin remang pagi, sendiri

Sambil lesehan di emperan depan rumah,
dan hanya lampu temaram taman menerangi
di sisi ada kolam parit yang airnya gemericik mengalir
nyamuk sungguh banyak kami harus sesekali mengusirnya dengan menepuk
Leo berkata menyita perhatian kami
” Bulane rek sesere … ”
( Duh ….bulannya begitu bundar )

lamunanku kembali ke Lempongsari Semarang lagi
dari ujung gang ke ujung gang begitu hafal kami ini rumah siapa
siapa nama-nama anaknya, mengalir deras dalam ingatanku
ada bu Maksum, Bu Sumo, Tante Alqedri, Tante Warni, Pak Tun, Om Jaelan,
Lek Surip, Pak Bejo, Pak Ten, Om Paryatno, Lek Tawi, Bulek Warinem,
Pak Nardi, Mbah Sajak, Makne Lintang, Mbah Harjo, Pak Ibnu, Mbah Wir
dan seterusnya
juga anak anaknya : Joko, Su, Parno, Wiwik, Tono, Tarjo, Sugeng, Wahyu, Ari,
Tri, Jarot, Wim Cui, Preh, Gentong, dan seterusnya
begitu banyak kukenal dan kukenang
di tempatku Bojong Kulur ini kami hanya saling mengenal satu baris saja
sanagt berbeda memang

Pulang pergi kami saling menyapa hormat
bila yang tua lupa tentu akan mesra bertanya : anak siapa
kami menjelaskan denagn detil putra pak anu
yang rumahnya di situ dekat rumah pak itu
obrolan akan bertambah panjang
“oh ya bagaimana kabar kakakmu mbakyumu bapakmu ibumu ? ”

Setiap 17 belasan kami membuat panggung
pertunjukan yang ala kadarany itu dari anak anak hingga ketoprak orang tua
tak dinyana sungguh akan abadi
sampai sekarang aku masih ingat penyanyi yang kondang namanya Amien
dia selalu tampil menyanyi lagu berjudul Gubahanku ciptaaan Gatot Sunyoto
Keluarga Om Ladi akan fasih memabwakan tembang temabng keroncong
Mas Agung akan mulai tarik suara : ” Yen ing Tawang ana lintang …”

kami sekampung akan berbondong-bondong di sore hari
duduk di emperan rumput di jalan Pandananaran
menyaksikan pawai meriah kemerdekaan
aneka pesawat meriam kapal berhias bejalan rapi
tapi aku paling takut kalau melihat AKABRI yang parade
bunyi tambur yang menggelegar denga seragam doreng
dang kepala harimau dimainkan sambil badan meliuk liuk
membuatku gemetar bersembunyi di balik badan kakakku
pulang biasanya anak abnak kecil seusia kami akan berbaris
memenuhi jalanan tanjakan ke kuburan terbesar di Semarang : Bergota
bila seseorang dari kami berteriak hi hi hi
kami akan bubar berlarian secepat mungkin menunju kampung Gergaji
tentu sangat ngos ngosan karean jalanan menanjak

di bulan puasa kami semua sibuk mengumpulkan bambu
untuk anak anak cukuplah ranting pohon pepaya
untuk dijadikan obor dengan minyak tanah dan sumbu kain
keliling kampung anaik turun tiada lelah
masih dalam semangat nyanyian suci

Ooo aku rindu
aku rindu
aku rindu suara itu
Ooo secangkir air di hati
Bukan kami jiwa gelandangan

dari jendela rumah ibu akau akan nampak rumah di lereng lereng bukit
lampunya masih kuning menyala indah
sesakali masih kudengar suara reriangan bocah berlari dan bermain
kalau akau melamun kadang kulihat lubang ventilasi sederhana hanya 10X20 cm
berjajar rapi dua di samping kamar
dengar suara sandar diseret di ruang tegah tengah
atau detak detak orang lewat di jalanan
sesekali saura orang swike menawarkan jajanan di malam hari
seiring suara ting ting ronde menggema memecah malam
“tokek tokek tokek …” lebih menambah indah suasana

Di tanah pemukiman ini
Mata pagi semakin pudar
Hentikan tangis dan tidur
Manik-manik air susu ibu
Jaga jernih berjaga
Di hatimu

Sebelum aku tidur
aku sengaja padamkan lampu jalanan yang terlalu benderang
sehingga bisa kunimati rumah dari luar
Aku makain kangen Lempongsari,
kampungku …


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: