Posted by: sepanjanglempong | September 9, 2008

Kota Suci

terobsesi oleh pertanyaan Mas Santoso tentang ” Mata Garam ”
dalam album Synagoga – Synagoga sebelum tidur saya buak lagi literatur saya tentang
sejarah kota suci tiga agama Yahudi, Kristen dan Islam : Yerusalem
malah saya menemukan hal hal yang menarik yang terlupakan
walaupun bukan suatu salah sangka : gpp ya …

Di Mesir ada seorang raja yang menaksir istri Nabi Ibrahim : Sarah
untuk mengatasinya maka Ibrahim mencacati isitrinya
dengan melupabi telinganya sebagai simbol seorang budak.
Legendanya jaman dulu itu budak wanita memang dilubangi telinganya.
Sehingga sang raja jengah untuk merebut istri Ibrahim
setelah tahu istri Ibrahim hanyalah seorang budak.
Karena sudah terlanjur dilubangi maka Ibrahim menutup cacat itu
dengan emas yang indah …itulah asal muasal anting-anting sebagi perhiasan wanita.

Ketika Ibrahim kedatangan malaikan dan meberitakan bahwa istrinya Sarah yang sudah tua
akan menganadung, Sarah mengintip dari balik pintu pembicaraan ini.
Dia pun tertawa …
Putra yang dikandung Sarah pun diberi nama Ishaq yang artinya tertawa.
Ishaq ini yang menurunkan banyak nabi seperti dijanajian Tuhan
dan Bani Israel nantinya seperti kita tahu.

Bangsa israel yang lama dijajah itu mentalitas seolah turun bagaikan gen.
Ciri ciri gen budak itu tidak tunduk pada aturan dan keras kepala.
( mungkin sama seperti low educated people …. )
Maka Tuhan menciptakan hukum Taurat yang keras,
apakah kemudian ini mereka menjadi “mata garam”
tanda mereka menangis merasa ditinggalkan oleh Yahwe-nya 

10 Perintah Allah itu yang ditulis dalam lempeng tembaga
disimpan di dalam sebuah kotak yang disebut : Tabut ( Ark of the Covenant )
dan biasanya diletakkan di tengah perkemahan ( Latin : Tabernakel )
dijadikan kiblat buat orang Yahudi untuk berdoa.
Jadi dulu lucu ya kibalt itu mirip laptop,
bisa mobile dan dibawa kemana-mana pergi

Di Yerusalaem ada bukit rendah di tengah yang bernama Bukit Moria
Di situlah pertama kali Nabi Dawud meletakkan secar poermanen Tabut tadi
dan putrany Sulaiman membangun secara megah synagoga pertama ini.
Lalu orang Islam mendirikan Masjid Aqsha di situ pula.
Tempat ini oleh orang Barat dijulukin Holy of Holies, tempat paling suci dalam agama Yahudi, juga sekaligus kiblat sholat pertama Nabi sebelum pindah ke Makkah.  

200 tahun atau 700 SM kemudian Sulaiman Temple atau Masdjid Aqsha tadi dihancurkan oleh Nebukadznezar, tokoh idola Saddam Husein itu …
bertambah panjanglah sejrah perbudakan Israel
wajr bial kemudian mereak merindukan juru selamat yang dalam bahasa Ibrani-nya disebut
Al Masih.

Setelah dibebaskan oleh Persia dan dikembalikan ke Yerusalem.
Banguna ini dibangun lagi secar sederhana baru setealah dikuasi Roma
dengan mengangkat Herod menajdi raja Yahudi kuil ini dibangun megah lagi
disebutnya : Second Temple

Periode ini Yesus lahir ,
celakanya rumah ibadah ini malah dijadikan praktek lintah darat
Yesus mengutuk ” Kalau begini bangunan ini akan hancur ”
adegan ini tercatat seperti dalam beberapa film
sambil menendangi bangku bangku pedagang itu pun roboh yang dalam bahas Latinnya
bancarotta lalu menjadi bangkrut dalam bahasa kita.

Kutukan ini terbukti ketika Kaisar Romawi yang beci Yahudi Titus menyerbu Yerusalem
dan meratakan dengan tanah.
di tempat tempat suci tadi malah didirikan patung -patung Yunani seperti Yupiter.
Setelah Konstatine yang Kristen masuk dengan ibundanya Helean nan saleh pergi ke Yerusalem mencari lagi bekas-bekas penyalipan Yesus yang sudah dihancurkan oleh Roma dan Yahudi menemukan tempatnya di sebuah timbunan sampah. 
lalu ditempat ini didirikan gereja Holy Sepulchre arttinya Gereja Makam Suci
maksdunya dari keluarga Yesus termasuk ibundanya Maria dan keluarganya.
Gantian Second Temple atau Solomon Temple diratakan dan diajdikan tempat
pembuangan sampah atau pelbak.

Setelah Islam menguasai maka gholonag minoritas diberika kavling sehingga
kita dengar ada Jewish Quarter, Armenian Quater , Greek Quater.
Yang kini Yahudi bisa lihat hanyalah sebuah tembok sebelah barat,
orang Islam menyebutnya Tembok Buraq kareanmempercayai dari sini
Nabi Muhammad melakukan ISra-Mi’raj-nya
Orang Yahudi menyebutnay sebgai Tembok Ratapan ( Wailing Wall )
Mereka negenes, berdoa dan menangis sambil menuliskan surat surat kecip kepada Tuhan
untuk diselipkan di sela-sela tembok itu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: